Ekonomi Eropa Tak Pasti, Logam Mulia Melonjak Ke US$1.292/O

Diposting oleh Unknown Rabu, 21 Januari 2015


LONDON – Harga emas bergerak menguat mendekati level tertinggi enam bulan terakhir, ketidakpastian perekonomian Eropa membuat permintaan komoditas logam mulia itu melonjak.
Namun, pasca penguatan signifikan kemarin, pada perdagangan sampai pukul 09:00 WIB, harga emas Gold Spot terkoreksi 0,18% menjadi US$1.292 per troy ounce atau Rp525.898 per gram, sedangkan harga jual emas Antam melonjak 4.000 poin menjadi Rp564.000 per gram.
Sebelumnya, pada perdagangan kemarin emas Gold Spot ditutup melonjak 1,5% menjadi US$1.295 dan dianggap pergerakan terbesar sepanjang sebelas bulan terakhir.
George Gero, analis RBC Capital Markets LLC, mengatakan para investor mulai kembali hijrah ke investasi emas karena ketidakpastian ekonomi Eropa membuat investasi saham dinilai berisiko tinggi.
“Mereka ingin bermain aman di tengah ekonomi Eropa  yang tidak pasti menjelang pertemuan Europe Central Bank (ECB) dan pemilihan umum Yunani,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg pada Rabu (21/1/2015).
Selain itu, investor juga cemas pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) tidak akan cukup kuat karena perekonomian global yang masih melambat.
Apalagi jatuhnya harga minyak dunia berpotensi menghadang peningkatan inflasi sehingga rencana kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) berpeluang ditunda.
Namun, sebagian besar pejabat The Fed masih yakin suku bunga akan tetap dinaikkan meskipun harga minyak dunia jatuh lebih dalam. Para pejabat itu yakin paling lambat kenaikan suku bunga dilakukan pada Juni nanti.
Tapi, sebagian kecil pejabat The Fed juga merasa khawatir kalau suku bunga dinaikkan saat momentum yang tidak tepat. Mereka khawatir bencana ekonomi AS yang lebih besar lagi tiba kalau kenaikan suku bunga terlalu terburu-buru.

Sumber:Bisnis.com

0 komentar

Posting Komentar