Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan




PrutonFX- Joe Biden, mantan Wapres Pemerintahan Barack Obama ini telah memenangkan polling untuk menjadi kandidat Capres dari Partai Demokrat.  Joe terpilih setelah mengalahkan Bernie Sanders. Joe mendapat 433 suara, sementara Bernie Sanders mendapatkan 388.

Investor sebelumnya khawatir jika Sanders yang akan terpilih mewakili Partai Demokrat, akan menggangu Wallstreet, karena Bernie Sanders dalam kampanyenya yang bersumpah untuk membidik miliarder dan pengaruhnya pada pemerintah dan menghapus asuransi kesehatan swasta. Ini berbahaya bagi Wallstreet.

Pasca terpilihnya Joe Biden, saham Wallstreet kembali menguat, Dow30 naik 4.53%  atau naik 1.173,45 point ke level  2709.86.

Sementara itu harga emas tertahan di $1641.00 dan berbalik mantul melemah ke $1639.60.
Melemahnya emas juga didukung positifnya rilis data ISM Non-Manufacturing PMI AS dan data ADP Non-Farm Employment Change AS malam tadi.

Seminggu Ini Bank –Bank Di China Diliburkan

Diposting oleh pruton Selasa, 28 Januari 2020 0 komentar





PrutonFX- Bank- Bank di China mulai hari Senin 25 Januari hingga 31 januari diliburkan seiring Hari Raya Imlek dan antisipasi penyebaran virus Corona.  Pemerintah berusaha membatasi ruang gerak warga agar cenderung di rumah.

Transportasi umtm pun di batasi seperti kereta apai, bus,ferry dan pesawat terbang.

Menurut informasi, penurunan pengguna transportasi umum hingga 40% seiring merebaknya virus Corona yang menghantui warga China.

Jika kemarin korban meninggal masih di angka 30, sekarang sudah mencapai 82 orang, dan kemarin yang terjangkit 850 orang, hari ini telah mencapai 2.900 jiwa, penyebaran virus ini tergolong cepat.

Seiring liburan panjang ditambah terbatasnya aktiftas warga diperkirakan ke depan akan mengganggu proses bisnis, dan bisa mengganggu  kondisi ekonomi China ke depan
Jika ini berlangsung lama ini  memebuat Investor di China akan mengalihkan investasinya ke emas.



PrutonFX-Data Trade Balance China dirilis di angka 329 Milyar Yuan atau di atas ekspektasi pasar di angka 315 Milyar Yuan.  Neraca Daagang China yang positif ini memberikan sentiment positif untuk harga emas..

Terpantau harga emas perlahan berbalik menguat ke level $1543.20 dari harga terendah hari ini di level $1536.10.

Sementara untuk data USD-Denominated Trade Balance China dirilis di angka 46.8 Milyar Yuan atau di atas prediksi pengamat di angka 45.8 Milyar Yuan.

China sebagai negara pengimpor emas terbesar sangat dipengaruhi kondisi perekonomiannya.  Dengan positifnya data Neraca Dagang menunjukkan bahwa ekonomi perdagangan China mengalami surplus.

Ini membuat harga emas hari ini berbalik menguat.

Selanjutnya sentiment harga emas akan bergantung pada hasil rilis CPI m/m AS malam nanti pukul 20.30 Wib.





PrutonFX- House of Representatives (HOR) atau DPR AS akhirnya memutuskan untuk mengesahkan tuduhan resmi pemaksulan terhadap Trump dengan kesalahan penyalahgunaan jabatan.


Pemungutan suara di parlemen AS terhadap Presiden Donald Trump yang hendak dimakzulkan dilakukan DPR Rabu malam. Trump dituduh menghalangi penyelidikan kongres dan penyalahgunaan kekuasaan dengan hasil vote adalah 229 – 189 untuk menyatakan Trump bersalah.



Dalam pernyataan penutupannya, perwakilan DPR dan Ketua Komite Intelijen, Adam Schiff mengatakan Trump adalah ancaman keamanan.

Kevin McCarthy, pemimpin Republik di DPR AS memperingatkan bahwa pemungutan suara akan merusak institusi pemerintah. “Ini pilihan kita malam ini: apakah kita akan membiarkan pemakzulan menjadi latihan kekuatan politik mentah, terlepas dari apakah itu merusak negara kita atau akankah kita melindungi alasan yang tepat dan proses pemakzulan sekarang dan di masa depan?”


Belum diketahui waktu digelarnya sidang pemakzulan terhadap Trump di Senat AS. Perkiraan menyebut sidang akan digelar paling cepat Januari tahun 2020, sebelum pemilu dini digelar

AS Dan China Saling Tangguhkan Tarif Impor

Diposting oleh pruton Senin, 16 Desember 2019 0 komentar





PrutonFX-  Pemerintah AS dan China akhirnya mulai menyelesaikan apa yang dinamakan kesepakatan dagang "fase satu".  Kedua delegasi masing-masing menyepakati, mengurangi dan menunda  tarif impor.

Beijing telah setuju untuk mengimpor setidaknya $ 50 miliar produk dan jasa AS selama dua tahun ke depan di atas jumlah yang dibeli pada tahun 2017, kata perunding perdagangan AS pada hari Jumat.
Pernyataan yang dikeluarkan Perwakilan Dagang Amerika Serikat pada hari Jumat mengatakan Amerika Serikat akan membatalkan penerapan tarif 25% untuk produk asal senilai $ 250 miliar,
Trump mengatakan setelah sebelumnya mengumumkan bahwa ia akan menunda kembali kembali tarif yang dijadwalkan pada impor Cina saat Washington dan Beijing menyelesaikan kesepakatan perdagangan awal.

Pratinjau Pertemuan FOMC Dini Hari Nanti

Diposting oleh pruton Rabu, 11 Desember 2019 0 komentar






PrutonFX- Dini hari nanti pukul 02.00 Wib telah dijadwalkan pertemuan FOMC.  Dimana para Gubernur Bank Sentral AS negara bagian akan berkumpul untuk membicarakan kebijakan moneter The Fed mendatang.

Di dalam pertemuan FOMC ada hal penting, yaitu rilis suku bunga The Fed.  Sementara ini banyak para pengamat ekonomi yang memprediksikan bahwa suku bunga di <1.75% akan dipertahankan, inipun tergambar dari pidato Powell sebelumnya.

Data rilis ekonomi  dan tenaga kerja AS dianggap tumbuh moderat walaupun di sektor ada penurunan karena berlarutnya perang dagang.

Jika keputusan penahanan suku bunga terjadi, ini berarti makin merenggangkan hubungan The Fed dengan Trump.

Trump menginginkan The Fed memangkas suku bunganya agar produk-produk AS bisa di jangkau pasar , dan ini akan menaikkan ekspor AS.

Diprediksi harga emas akan turun dini hari nanti jika benar The Fed akan memepertahankan suku bunganya.





PrutonFX- Pagi ini saat tulisan ini dibuat harga emas bergerak melemah 0.02% ke level $1464.00 atau turun dari harga pembukaannya di harga %1464.20.

Penurunan emas disebabakan oleh adanya laporan dari administrasi Trump bahwa delegasi perdagangan AS akan menunda tariff tambahan impor 15% yang semestinya akan diberlakukan di hari Minggu ini.

Sepertinya delegasi AS juga menginginkan adanya penuntasan dari perundingan dagang “fase satu”.

Kedua delegasi  AS-China secara estafet masih melangsungkan perundingan seiring akan di berlakukannya tariff impor tambahan 15%, namun  sepertinya mereka masih butuh waktu lebih untuk mendekati kesepakatan.

Namun demikian malam nanti rilis data CPI m/m AS bisa jadi akan menjadi dorongan emas untuk bullish, karena proyeksi datanya di angka 0.2% atau di bawah data sebelumnya di 0.4%.

Perlu diwaspadai bahwa dini hari nanti pukul 02.00 akan ada pertemuan FOMC.
Pertemuan ini sangat penting untuk Dollar AS, karena menyangkut Kebijakan Moneter The Fed ke depan dan rilis suku bunga The Fed.

Sementara pengamat pasar memprediksikan The Fed akan menahan suku bunganya di angka <1.75%.
Ini bisa membuat emas melemah.

Berbagai sentiment di atas agar diperhatikan para trader, karena beragam dan kesemuanya dapat memebuat volatilitas tinggi untuk harga emas malam hingga dini hari nanti.

PivotPoint

Emas  XAU/USD   S3=1454.50  S2=  1459.40  S1=  1463.80  P=  1468.70 R1=  1473.10  R2=  1478.50  R3=  1482.40

Sentiment Emas Hari ini :
10-y Bond Auction AS (01.01 Wib), CPI m/m AS (20.30 Wib), Core CPI m/m (20.30 Wib).

Pertumbuhan Inflasi China Tumbuh 4.5%

Diposting oleh pruton Selasa, 10 Desember 2019 0 komentar





PrutonFX- Pagi ini CPI y/y (perubahan harga konsumen)China dirilis sesuai proyeksi pasar di angka 4.5%.  Data ini lebih tinggi dari data sebelumnya di angka 3.8%.  Walaupun hasil rilis tidak melebihi ekspektasi pasar , namun angka ini lebih bagus dari angka sebelumnya.

Ini menunjukkan bahwa ada pertumbuhan Inflasi di ekonomi China ,walaupun tidak sebesar perkiraan pasar.

Diduga hubungan dagang yang terus memburuk dengan AS membuat income China mengalami penurunan, daya beli masyarakat tidak tumbuh cepat.

Ini sejalan dengan angak Neraca Dagang China yang dirilis di bawah ekspektasi pasar di angka 274 miliar Yuan, sedang prediksi pasar ada di angka 300 Miliar Yuan.

Turunnya data ekonomi China bisa mempengaruhi turunnya permintaan emas China, dan ini akan mempengaruhi penurunan harga emas.

Bukan Trump Kalau Tidak Bisa Bikin Pasar Bingung

Diposting oleh pruton Kamis, 05 Desember 2019 1 komentar





PrutonFX- Pasar saat ini dibuat bingung dengan statement Trump yang berubah-ubah yang membuat arah market tidak jelas trendnya.

Baru satu hari dia berbicara adanya kemungkinan perundingan dagang akan diundur hingga November 2020 setelah pemilu prediden AS, esok harinya Trump mengatakan bahwa 
pembicaraan perdagangan dengan China berjalan "sangat baik."

Sepertinya pedagang harus lebih hati-hati untuk melakukan open posisi di Emas.

Sepak terjang Trump terakhir ini sangat membuat beberapa kepala negara berang,khususnya yang berkaitan dengan tarif impor.

Seperti Perancis,Brazil,Kanada,Mexico,Jepang, dan negara-negara Uni Eropa lainnya mengecam semua kebijakan Trump mengenai tarif impor.

Untuk China misalnya, lebih suka menunggu pemilu presiden AS daripada harus membuat keputusan yang salah, dan berharap bukan Trump presiden AS yang akan terpilih berikutnya.

Benarkah Setiap Akhir Tahun Surga Buat Stock ?

Diposting oleh pruton Senin, 02 Desember 2019 0 komentar





PrutonFX- Para trader saham biasanya menunggu moment akhir tahun, dimana biasaya secara historical harga saham cenderung menguat karena pengaruh aksi “Window Dressing” atau usaha mempercantik diri.  Ini dilakukan sebagai tindakan perusahaan-perusahaan go public supaya nampak berkinerja baik menjelang laporan tahunan.

Sebagai asset beresiko, saham menjadi primadona para investor di akhir tahun, dan ini akan mengurangi minat investor terhadap emas sebagai asset safe haven.

Menurut rekam jejak harga emas terlihat pada bulan Desember lebih banyak yang melemah (Desember 2017, 2016, 2015 dan 2014) kecuali Desember 2018 yang menguat tipis setelah sebelumnya anjlok cukup dalam.

Dan di bulan Januari biasanya emas akan kembali seiring tahun baru  dan hari raya imlek yang akan menaikkan permintaan emas.

Namun seiring historical di atas, tak dapat kita pungkiri bahwa perkembangan baru perang dagang akan mempengaruhi harga emas.


Perundingan Dagang VS RUU Hongkong

Diposting oleh pruton Jumat, 29 November 2019 0 komentar




PrutonFX- Saat ini pasar sedang dibingungkan oleh sentiment yang beragam yang mempengaruhi pergerakan Dollar AS.  Selanjutnya pergerakan Dollar AS juga akan memepengaruhi pergerakan dari mata uang utama lainnya dan emas.

Perundingan dagang yang sebelumnya dinilai pasar bergerak maju seiring pernyataan kedua kepala negara AS dan China yang optimis dan bertekad untuk merampungkan perjanjian dagang fase satu.
Namun seiring persoalan politik Taiwan khususnya Hongkong membuat pasar ragu.  Trump telah menandatangani sebuah undang-undang yang mendukung upaya demonstran untuk membebaskan Hongkong dari tirani Beijing.

Langkah Trump menuai protes keras Kementrian Luar Negeri China, dana China menyatakan tidak akan tinggal diam, dana akan membalas perlakuan AS ini.

Sementara itu Taiwan berencana akan mem
percepat Pemilunya karena di sinyalir Beijing akan ikut campur dalam proses pemilu Taiwan seperti pernah terjadi dulu.

Lalu apakah agenda perundingan dagang tidak akan terusik oleh pertikaian politik yang ada?

Pasar saat ini cenderung side ways melakukan wait and see menunggu perkembangan lebih lanjut, manakah sentiment yang akan lebih mendominasi pasar.





PrutonFX- Pasca ditandatanganinya produk legislasi yang mendukung pengunjuk rasa anti-pemerintah di Hongkong dan ini dapat mempersulit upaya mengakhiri perang dagang AS-Cina.

Menurut laporan yang dilansir Reuters Kamis (28/11) pagi, yuan jatuh dalam perdagangan luar negeri lantaran pengawasan atas respons Hong Kong yang kerap menindak tegas aksi unjuk rasa warganya yang menentang kebijakan pemerintah Cina berpotensi membuka masalah baru dalam hubungan yang sudah tidak jelas antara Washington dan Beijing.


Fokus kini bergeser pada reaksi Cina untuk mengukur seberapa besar dampak dukungan AS terhadap aksi unjuk rasa anti-pemerintah di Hong Kong tentang negosiasi untuk menurunkan tensi perang dagang 16 bulan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Ini berpotensi menguatkan emas dan aset safe haven lainnya seperti emas.


Perkembangan Perundingan Dagang Berpotensi Menekan Emas

Diposting oleh pruton Selasa, 26 November 2019 0 komentar






PrutonFX- Pembicaraan perundingan dagang antara delegasi AS-dan China terus menerus berlanjut hingga hari ini.

Xi Jinping sempat mengatakan bahwa ia berkeinginan agar tercapai kesepakatan perundingan dagang fase satu dengan dasar saling menghargai dan kesetaraan.

Demikian juga dengan Trump tadi malam dalam program televisi "Fox and Friends" bahwa kesepakatan perdagangan yang telah lama dinegosiasikan dengan China "berpotensi sangat dekat."

Delegasi China di wakili oleh Menteri Perdagangan China Zhong Shan, Gubernur Bank Rakyat Tiongkok Yi Gang dan Ning Jizhe, wakil ketua badan perencanaan ekonomi utama China, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, menurut Kementerian Perdagangan.

Sementara itu perwakilan AS dihadiri oleh Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Walaupun saling sindir, namun kedua delegasi AS serius ingin menyelesaikan perundingan dagang fase satu secepatnya.






PrutonFX- Hari ini Gao Feng Juru Bicara Kementrian China mengatakan bahwa isu yang sementara ini beredar yang berkaitan dengan negatifnya perkembangan perundingan dagang adalah tidak benar. Gao mengatakan bahwa kedua delegasi tetap dalam komunikasi yang erat.

Bantahan Gao ini membuat harge emas pada sore hari bergerak melemah 0.13% ke level $1469.00.

Pasar saat ini dibuat menjadi bingung dengan informasi yang selalu berubah-ubah, dan ini memebuat pasar emas akan cenderung stagnan menunggu sinyal pasti dari perkembangan perundingan dagang yang sesungguhnya.


Pratinjau FOMC Meeting Minutes

Diposting oleh pruton Senin, 18 November 2019 0 komentar





PrutonFX-  Pada hari Kamis malam nanti FOMC (Federal Open Market Committee) pada pukul 02.00 Wib dini hari.

Presiden Fed San Francisco Mary Daly pada hari Sabtu, melalui Reuters, dan mengatakan bahwa inflasi rendah memberikan ruang bagi FOMC untuk mempertahankan suku bunga rendah, yang akan menghasilkan lapangan kerja yang lebih tinggi.

Sementara Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell pada hari Rabu mengisyaratkan tidak akan ada pemotongan lebih lanjut kecuali ada perubahan "material" dalam prospek ekonomi.

Pasar ingin melihat apakah ada suara berbeda di Federal Reserve AS yang memperdebatkan penurunan suku bunga yang lebih kuat atau apakah konsensus benar-benar mempertahankan tingkat suku bunga.








PrutonFX- Jerome Powell (Presiden The Fed) di jadwalkan malam ini pukul 23.00 akan berbicara di depan Komite Ekonomi Gabungan Kongres .

Sementara pada hari Kamis  besok Powell akan berpidato di depan Komite Anggaran DPR. 
Berbagai pengamat memprediksi bahwa Powell akan berbicara menegaskan kembali perubahan kebijakan FOMC ke netral.

Diperkirakan Powell akan diberondong pertanyaan mengenai Kebijakan Moneter Ketatnya serta perbedaan pandangan kebijakan Fiskal Presiden Trump yang pada akhirnya Trump menganggap Powell menghambat program perbaikan Neraca dagang AS.

Trump mengatakan ini sebagai kerugian kompetitif akibat kebijakan The Fed, barang-barang AS menjadi mahal.

Lalu akankah pidato Powell akan berpengaruh besar terhadap pasar?

Jika isi pidato Powell tak berubah menunya,artinya bahwa The Fed akan melihat kondisi ke depan dengan Kebijakan Netral namun tidak menutup adanya pemangkasan suku bung ajika kondisi memang sudah mengkhawatirkan, maka gerakan pasar tidak akan jauh berubah.

Pasar menanti jawaban tegas dari Powell dan bukan Kebijakan yang mengambang.




PrutonFX- Nikolaos Panigirtzoglou (Ahli Strategi Investasi dari JP.Morgan) mengatakan bahwa untuk 6 bulan ke depan, Obligasi 10-Tahun AS bisa menguat drastis, pasalnya The Fed di anggap telah selesai dengan urusan suku bunga, hal ini pun sebenarnya telah ditegaskan oleh Powell dalam pidato terakhirnya.  The Fed akan melakukan Jeda panjang untuk penurunan suku bunga.

Sementara itu perkembangan perundingan dagang juga semakin positif, dimana kedua delegasi saling membuat keputusan yang menguntungkan keduanya.

China mulai terbuka dengan masuknya barang-barang AS, demikian juga AS membuat kebijakan untuk mengurang tarif impor atas barang-barang China ke AS.

Jika penandatanganan perjanjian dagang terjadi di bulan ini, maka dipastikan Dollar AS akan semakin menguat, dan emas akan jatuh.










PrutonFX-  Diberitakan bahwa Bank sentral Rakyat China (PBOC) diperkirakan akan melakukan pelonggaran Kebijakan Moneternya. 

Pengurangan 5bps dalam tingkat fasilitas pinjaman jangka menengah (MLF) oleh PBOC kemarin, mengirimkan sinyal bahwa bank sentral dapat melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut untuk membantu menstabilkan pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja.

Kemarin PBOC PBOC Pangkas Suku Bunga Pada MLF 1 Tahun Menjadi 3,25% Dari 3,30%.
China sedang melakukan perombakan di semua sektor seiring perlambatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi ,sebagai dampak perang dagang yang berlarut-larut.

Dari sektor perdagangan juga menunjukkan bahwa China saat ini lebih jauh terbuka terhadap produk luar negeri yang masuk ke China.

Kebijakan ini bisa memicu emas untuk melemah, karena China adalah pengimpor emas terbesar di dunia.  Kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi China akan memepengaruhi permintaan Emas dunia.





PrutonFX- Kementrian Perdagangan AS, Ross mengatakan bahwa perundingan dagang AS-China telah melangkah sangat jauh dan konstuktif.

Sementara itu Trump beberapa waktu yang lalu menyatakan bahwa penandatangan perjanjian dagang tetap akan berjalan, meskipun telah terjadi pembatalan rencana lokasi, dimana direncanakan semula bahwa penandatanganan dilakukan di KTT APEC di Chili.  Namun karena situasi di Chili sedang memburuk karena telah terjadi demo massa karena tuntutan tarif angkutan umum, yang dikhawatirkan akan merembet mengganggu jalannya acara KTT.

Diperkirakan penandatanganan akan dilakukan pada tanggal 16 November  2019.
Jika penandatanganan AS-China  terjadi maka ini akan mengurangi kekhawatiran pasar dan  dalam jangka menengah bisa memulihkan pelemahan ekonomi global.

Ini bisa membuat harga emas terkoreksi jauh.




PrutonFX-  Dilaporkan malam ini atau lebih tepatnya Sabtu dini hari pukul 01.45 Wib akan ada pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan Liu He.  Hasil dari pertemuan ini bisa memberikan pengaruh yang besar untuk mata uang dan harga emas.

Sementara belum ada sinyal akankah perundingan berjalan dengan baik atau akan mandek, namun pasar berharap keduanya akan mencapai kesepakatan walaupun kendala sangat banyak menghambat keduanya.  Permasalahan pencekalan visa pejabat dan penolakan Tiongkok untuk pembahasan hak kekayaan membuat keduanya menyimpan masalah yang belum tuntas.  Namun apapun itu layak untuk di tunggu apa yang akan terjadi dalam perundingan dagang itu.Karena itu akan membuat efek panjang dan juga nasib penundaan tarif impor 15 Oktober 2019.