Sentimen
negative tampak cenderung mewarnai perdagangan di bursa saham Hong Kong
pagi hari ini (16/10). Bursa saham Hong Kong anjlok dengan cukup
signifikan mengikuti arahan dari bursa-bursa lain di kawasan Asia yang
lebih dulu dibuka.
Kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi
global dan penyebaran virus ebola membuat para investor di bursa
kawasan Asia kehilangan gairah.
Bursa saham Tiongkok sendiri tampak
memiliki masalah dalam negeri. Maraknya saham-saham yang dijadwalkan
melakukan IPO membuat ketar-ketir sebagian investor terkait masalah
likuiditas. Saham-saham baru ini dikhawatirkan bakal menarik dana yang
sudah dialokasikan ke saham-saham lama. Pengawas pasar modal Tiongkok
telah menyetujui IPO untuk 11 saham baru.
Saham-saham unggulan di bursa saham Hong
Kong bergerak kebanyakan melemah Kamis pagi ini. HSBC tampak bukukan
pelemahan sebesar 1.00 hkd ke level 77.60 hkd. Cheung Kong bukukan
penurunan sebesar 2.10 hkd menjadi 129.60 hkd. The Wharf Holdings turun
sebesar 0.20 hkd menjadi 55.05 hkd.
Hari ini indeks benchmark di bursa saham
Hong Kong terpantau bergerak melemah dengan cukup signifikan di awal
perdagangan. Indeks hang seng spot membukukan melemah sebesar 172.25
poin atau 0.74 persen dan berada pada posisi 22967.80.
Sementara itu indeks berjangka hang seng
pagi ini juga dibuka di teritori negative yaitu pada posisi 22900 poin.
Indeks berjangka tercatat mengalami penurunan sebesar 97 poin
dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.
Analyst Vibiz Research Center
memperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark di bursa saham pada
perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pelemahan terbatas. Indeks
berjangka hang seng berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran
22800 – 23000 poin.
Sumber : Vibiznews

0 komentar