Harga emas LLG pada penutupan
perdagangan Senin 10 November 2014 terpantau ditutup melemah signifikan.
Pelemahan harga emas LLG dipicu oleh penguatan nilai Dollar AS yang
mendisinsentif aksi beli para investor.
Tekanan nilai Dollar AS terhadap
pergerakan harga emas terpantau kembali menguat pada perdagangan Senin
lalu. Nilai Dollar AS yang kembali bergerak menguat setelah sempat jatuh
pasca rilis data sektor pekerja AS pada Jumat pekan lalu memicu lesunya
aksi beli terhadap emas. Dampak dari hal tersebut, posisi emas yang
sedang lesu pun terdorong kembali jatuh.
Selain faktor penguatan nilai Dollar AS,
pergerakan harga emas juga cukup mendapatkan tekanan dari pergerakan di
bursa saham Wall Street. indeks di Wall Street yang juga mengalami
penguatan pada Senin lalu, memicu penguatan sentimen negatif yang
semakin menggerus harga emas.
Pada penutupan perdagangan Senin 10
November 2014 dini hari tadi, harga emas LLG terpantau ditutup melemah
signifikan. Harga emas LLG pada dini hari tadi ditutup turun hingga
2,04% ke tingkat harga $1.151,40/t oz atau melemah $23,95/t oz.
Sementara pada penutupan perdagangan
emas berjangka di bursa Comex, harga emas juga ditutup melemah cukup
signifikan. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Desember 2014
ditutup turun 0,86% ke tingkat harga $1.159,8/t oz atau melemah $10/t
oz.
Analyst Vibiz Research Center
memprediksi harga emas masih akan berada dalam kecenderungan melemah
pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh potensi kembali
menguatnya nilai Dollar AS serta masih cukup khawatirnya para investor
akan potensi pemercepatan peningkatan suku bunga AS. Terkait pergerakan
harga, diprediksi harga emas akan bergerak melemah mencoba menembus
level $1.145 untuk kemudian berlanjut ke level $1.135 apabila level
pertama tertembus. Sebaliknya apabila terjadi penguatan, pergerakan
harga emas akan bergerak mencoba menembus level $1.165 dan apabila level
tersebut tertembus akan berlanjut ke $1.180.

0 komentar