Pada akhir
perdagangan di bursa saham Hong Kong sore ini indeks benchmark
ditutup dengan membukukan pelemahan yang signifikan (15/12).
Mengakhiri perdagangan di hari Senin sore ini bursa Hong Kong
mengabaikan kenaikan yang terjadi di bursa Shanghai dan mengikuti
sentiment negative yang menyambangi bursa saham Asia.
Saham-saham unggulan tampak mengalami penurunan yang
signifikan. Cheung Kong mengalami penurunan tajam sebesar 2.90 hkd
menjadi 128.80 hkd siang ini. CLP Holdings melempem sebesar 0.55 hkd
menjadi 65.00 hkd. HSBC mengalami penurunan 1.00 hkd menjadi 74.15
hkd.
Di luar dugaan saham-saham energi tampak mengalami
pergerakan yang mixed dan mulai mengalami rebound meskipun di tengah
anjloknya harga minyak mentah. Sinopec mengalami penurunan 0.01 hkd
menjadi 6.02 hkd. CNOOC membukukan penguatan sebesar 0.10 hkd menjadi
10.16 hkd. PetroChina mengalami penguatan sebesar 0.18 hkd menjadi
8.27 hkd.
Di akhir perdagangan sore ini indeks benchmark di
bursa saham Hong Kong ditutup dengan pelemahan tajam. Indeks spot
hang seng ditutup melemah sebesar 221.35 poin atau 0.95 persen dan
ditutup paada posisi 23027.85 poin.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa
pada perdagangan hari Selasa besok bursa saham Hong Kong akan
dipengaruhi kinerja bursa saham Amerika Serikat dan Eropa malam
nanti. Data penting dari Amerika Serikat yang akan dirilis adalah
Empire State Manufacturing Index dan Industrial Production.
Pada perdagangan selanjutnya pergerakan indeks hang
seng di bursa Hong Kong tampaknya masih akan menemui pergerakan yang
volatile. Beberapa hari belakangan indeks benchmark hang seng
mengalami pergerakan maju-mundur yang cukup besar. Kemungkinan
terjadi rebound terbatas pada perdagangan besok. Indeks hang seng
berpotensi mengetes level resistance kuat di posisi 23150 poin,
dengan level resistance selanjutnya di 23250. Sedangkan untuk level
support ada di level 22900 dan support selanjutnya pada posisi 22800
poin.
0 komentar