Mengawali pekan ini dengan melemah dan berakhir di level terendah 4
pekan, berbagai sentimen negatif mewarnai pergerakan bursa pada hari
ini. Anjloknya harga minyak memberikan kekhawatiran akan pelambatan
ekonomi global.
Data indeks manufaktur Tankan pada
kuartal ke-empat dirilis sebesar 12, lebih rendah dari kuartal
sebelumnya 13 dan estimasi ekonom yang memperkirakan tidak berubah
sebesar 13. Sementara indeks non-manufaktur Tankan menunjukkan kenaikan
menjadi 16 dair sebelumnya 13, dan lebih tinggi dari perkiraan ekonom
sebesar 14.
Kemenangan partai pendukung Perdana
Menteri, Shinzo Abe, pada pemilihan umum sela majelis parlemen rendah
pada hari Minggu lalu gagal memberikan sentimen posifit bagi investor.
Kemenangan tersebut telah diprediksi oleh banyak pihak, partai koalisi
pendukung Abe memenangkan 325 dari 475 kursi.
Sementara itu kekhawatiran akan
melambatnya ekonomi China kembali meningkat setelah Kepala ekonom pusat
penelitian People's Bank of China, Ma Jun, memperkirakan ekonomi China
akan melembat menjadi 7,1% pada tahun depan akibat berlanjutnya
pelambatan investasi di sektor real estate.
Pelemahan Nikkei di awal pekan ini
mengikuti pelemahan Wall Street yang pada pekan lalu mencatat minggu
terburuk di sepanjang tahun ini. Indeks utama Nikkei ditutup anjlok 1,6%
menjadi 17099,40. Sementara Nikkei Futures diperdagangkan pada kisaran
17000 dengan level tertinggi harian 17250 dan terendah 16975
0 komentar