Sementara itu kemenangan PM Shinzo Abe pada snap
election yang dilakukan akhir pekan lalu membuat partainya dan
koalisi mempertahankan kursi mayoritas. Ini memperkuat mandate Abe
untuk memperbaiki kondisi ekonomi di Jepang.
Saham-saham unggulan di Jepang tampak mengalami
penurunan signifikan mengakibatkan anjloknya bursa saham. Fast
Retailing mengalami penurunan sebesar 2.2 persen pagi ini. Fanuc
mengalami penurunan sebesar 1.8 persen.
Pagi ini indeks spot Nikkei tampak mengalami
penurunan tajam. Indeks spot pagi ini terpukul mundur sebesar 276.97
poin atau 1.6 persen di posisi 17093.44 poin.
Indeks Nikkei 225 berjangka pagi ini tampak
mengalami pembukaan di posisi 17065. Indeks berjangka Nikkei dibuka
turun cukup signifikan sebesar 180 poin dibandingkan dengan posisi
penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka tampak
bergerak rebound dan sudah berada di level 17210 poin.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa
pergerakan indeks berjangka di bursa saham pada perdagangan hari ini
akan mengalami pergerakan yang menguat terbatas akibat rebound
teknikal setelah dibuka anjlok. Meskipun demikian kenaikan nilai
tukar yen akan menghambat kenaikan indeks berjangka Nikkei hari ini.
Hari ini indeks Nikkei akan mengetes level support
pada 17150 – 17000 poin. Sementara itu jika mengalami pergerakan
menguat lebih lanjut, Nikkei akan menemui level resistance di 17300
poin

0 komentar