Kospi Dibuka Anjlok Tajam Akibat Lesu Wall Street dan Harga Minyak

Diposting oleh Unknown Senin, 15 Desember 2014


Pada perdagangan di bursa saham Korea Selatan di hari pertama pekan ini terpantau mengalami penurunan yang signifikan (15/12). Bursa saham Seoul anjlok mengikuti sentiment negative yang dihasilkan pada akhir perdagangan di bursa saham Amerika Serikat akhir pekan lalu. Para investor ketakutan akibat anjloknya harga minyak mentah dan memburuknya sentiment manufaktur di Jepang.
Bursa saham Wall Street akhir pekan lalu mengalami penurunan luar biasa tajam. Indeks-indeks benchmark di bursa saham Amerika Serikat membukukan penurunan mingguan tajam. Dow Jones anjlok 1.8 persen dan membukukan penurunan mingguan sebesar 3.8 persen.
Hari ini saham-saham di bursa Seoul tampak mengalami tekanan jual. KB Financial dibuka melemah lebih dari 2 persen. Sementara itu harga saham Samsung Electronics tampak mengalami penurunan sebesar 1.3 persen.
Indeks spot Kospi pagi ini mengalami anjlok tajam dan terdesak hingga mencapai level paling rendah dalam 8.5 minggu belakangan. Indeks spot Kospi tersebut melempem sebesar 12.21 poin atau 0.64 persen menjadi 1909.36 poin.
Indeks berjangka Kospi 200 mengalami pembukaan pada posisi 242.30 poin pagi ini. Indeks berjangka tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 230 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan kemarin. Saat ini indeks berjangka Kospi sudah memanjat ke teritori positif dan berada di level 243.30 poin.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka di bursa saham pada perdagangan hari ini akan mengalami pergerakan rebound terbatas. Saat ini Kospi sudah masuk ke dalam trend bearish. Rebound yang mulai tampak hari ini merupakan imbas dari koreksi yang bersifat teknikal semata. Pagi ini indeks berjangka sudah sempat mencapai posisi paling rendah sejak 16 Oktober.
Indeks berjangka Kospi akan mengetes level support harian di posisi 242.00 dan 241.50 poin. Sementara itu level resistance harian yang akan ditemuinya adalah 243.80 dan 244.30 poin. Indikator teknikal parabolic SARS menunjukkan bahwa Kospi saat ini berada dalam pola negatif

0 komentar

Posting Komentar