Pada perdagangan
di bursa saham Korea Selatan di hari pertama pekan ini terpantau
mengalami penurunan yang signifikan (15/12). Bursa saham Seoul anjlok
mengikuti sentiment negative yang dihasilkan pada akhir perdagangan
di bursa saham Amerika Serikat akhir pekan lalu. Para investor
ketakutan akibat anjloknya harga minyak mentah dan memburuknya
sentiment manufaktur di Jepang.
Bursa saham Wall Street akhir pekan lalu mengalami
penurunan luar biasa tajam. Indeks-indeks benchmark di bursa saham
Amerika Serikat membukukan penurunan mingguan tajam. Dow Jones anjlok
1.8 persen dan membukukan penurunan mingguan sebesar 3.8 persen.
Hari ini saham-saham di bursa Seoul tampak mengalami
tekanan jual. KB Financial dibuka melemah lebih dari 2 persen.
Sementara itu harga saham Samsung Electronics tampak mengalami
penurunan sebesar 1.3 persen.
Indeks spot Kospi pagi ini mengalami anjlok tajam
dan terdesak hingga mencapai level paling rendah dalam 8.5 minggu
belakangan. Indeks spot Kospi tersebut melempem sebesar 12.21 poin
atau 0.64 persen menjadi 1909.36 poin.
Indeks berjangka Kospi 200 mengalami pembukaan pada
posisi 242.30 poin pagi ini. Indeks berjangka tersebut mengalami
penurunan signifikan sebesar 230 poin dibandingkan dengan posisi
penutupan perdagangan kemarin. Saat ini indeks berjangka Kospi sudah
memanjat ke teritori positif dan berada di level 243.30 poin.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa
pergerakan indeks berjangka di bursa saham pada perdagangan hari ini
akan mengalami pergerakan rebound terbatas. Saat ini Kospi sudah
masuk ke dalam trend bearish. Rebound yang mulai tampak hari ini
merupakan imbas dari koreksi yang bersifat teknikal semata. Pagi ini
indeks berjangka sudah sempat mencapai posisi paling rendah sejak 16
Oktober.
Indeks berjangka Kospi akan mengetes level support
harian di posisi 242.00 dan 241.50 poin. Sementara itu level
resistance harian yang akan ditemuinya adalah 243.80 dan 244.30 poin.
Indikator teknikal parabolic SARS menunjukkan bahwa Kospi saat ini
berada dalam pola negatif
0 komentar