Saham Asia ikuti penurunan saham AS paska penurunan Minyak, strong Yen

Diposting oleh Unknown Selasa, 09 Desember 2014

Saham Asia jatuh diperdagangan Selasa pagi, setelah saham AS juga jatuh paling dalam hampir tujuh minggu terakhir, minyak memperpanjang penurunan dan penguatan yen membebani eksportir Jepang.
MSCI Asia Pacific Index (MXAP) turun 0,3 persen menjadi 139,70 pada 09:06 di Tokyo setelah menguat  0,1 persen kemarin. Indeks Jepang Topix (TPX) turun 0,7 persen setelah yen menguat 0,6 persen terhadap dolar kemarin. Minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate merosot ke posisi terendah dalam lima tahun.
crude going down“Langkah minyak kita lihat telah besar dan cepat, dan setiap kali Anda melihat orang-orang bergerak besar dan cepat di pasar, itu menciptakan tingkat ketidakpastian yang besar,” kata Angus Gluskie, managing director Manajemen Dana Putih di Sydney, yang mengawasi sekitar $ 550.000.000. “Dalam jangka panjang, hal itu akan menjadi positif dalam banyak hal, tetapi dalam jangka pendek, ini merupakan pukulan langsung terhadap posisi keuangan perusahaan yang berpartisipasi di sektor minyak.”
Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,1 persen. Indeks Australia S & P / ASX 200 merosot 0,7 persen, sedangkan NZX 50 Index Selandia Baru sedikit berubah. Pasar di China dan Hong Kong belum buka. Shanghai Composite Index kemarin mencapai level 3.000 untuk pertama kalinya sejak tahun 2011 setelah broker melonjak pada taruhan reli saham-dunia yang terus berlanjut.
Kontrak pada indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,1 persen pada sesi perdagangan terbaru mereka, dan kontrak pada Hang Seng China Enterprises Index turun 0,5 persen.
Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 naik 0,1 persen hari ini. Ukuran ekuitas turun 0,7 persen kemarin, terbesar sejak 22 Oktober, turun dari rekor tertinggi setelah saham energi memimpin penurunan.
WTI merosot 0,2 persen menjadi $ 62,93 per barel hari ini setelah jatuh 4,2 persen kemarin ke level terendah sejak Juli 2009 di tengah kekhawatiran hedge fund dan manajer uang lainnya yang bertaruh terlalu banyak pada kenaikan harga. Kedua Brent dan WTI jatuh 18 persen sepanjang bulan November setelah OPEC memutuskan untuk mempertahankan target produksi nya.
NIKKEI    : Range trading harian 17680 – 17970
R1. 17970     R2. 18165    R3.18265 /   S1. 17675     S2. 17575    S3.17380
HANG SENG: Range trading harian 23700 – 24080
R1. 24161     R2. 24308    R3.24392 /  S1. 23930     S2. 23846    S3.23699

0 komentar

Posting Komentar