Goldman Sachs Prediksi Penurunan Harga Emas di 2015

Diposting oleh Unknown Senin, 26 Januari 2015








Harga emas spot dan berjangka pada penutupan perdagangan Sabtu dini hari lalu mengalami penurunan meskipun masih terbatas (26/1). Harga logam mulia akhir pekan lalu ditutup dengan melemah dan menghapuskan sebagian kenaikan mingguannya disebabkan oleh prediksi dari Goldman Sachs bahwa rendahnya inflasi dan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat akan mengakibatkan harga emas kembali melemah di tahun 2015 ini.
Lembaga keuangan tersebut memperkirakan bahwa harga emas akan mengalami penurunan ke level 1.089 dollar per troy ons pada tahun 2016 mendatang. Pada tahun 2017 harga emas diperkirakan akan berada di level 1.050 dollar.
Harga emas masih akan di-support pada level saat ini yaitu di kisaran 1.200 – 1.300 dollar per troy ons untuk beberapa bulan mendatang karena data ekonomi Amerika Serikat diperkirakan masih belum membaik. Sementara itu adanya stimulus tambahan dari bank sentral Eropa juga memiliki kemampuan untuk mendorong naik harga emas.
Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Februari ditutup menguat sebesar 0.6 persen ke posisi 1.292,60 dollar per troy ons dini hari tadi. Harga emas berjangka di Comex tersebut pada perdagangan Kamis pekan lalu sempat melonjak ke posisi 1.307,80 dollar per troy ons, tertinggi sejak tanggal 15 Agustus 2014.
Sementara itu harga emas spot LLG tampak ditutup pada posisi 1.284,25 dollar per troy ons. Harga emas spot LLG tersebut mengalami penurunan 13,95 dollar per troy ons dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG  akan mengalami konsolidasi pada perdagangan di Asia hari ini. Secara teknikal kondisi emas sudah berada dalam jenuh beli sehingga para pelaku pasar membutuhkan dorongan fundamental tambahan agar pergerakan menguat berlanjut.
Untuk perdagangan hari ini harga logam mulia diperkirakan masih menemukan pijakan untuk menguat dan akan menghadapi resistance di 1.305 dollar. Resistance selanjutnya ada di 1.315 dollar. Jika terjadi penurunan harga akan menemui support pada posisi 1.290 dollar dan 1.284.25 dollar.

Sumber : vibinews.com

0 komentar

Posting Komentar