Investor menyikapi positif hasil pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB), sehingga ikut mendorong penguatan harga emas dunia.
Sampai
pukul 04.55 WIB (Jumat pagi), harga spot emas menguat hingga menembus
area US$1.301,55 per ounce, naik 7,85 poin (0,61%), mengacu pada data goldprice.
Emas
berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada Kamis
(Jumat pagi WIB), karena Bank Sentral Eropa (ECB) memperkenalkan program
kuantitatif satu triliun euro untuk meningkatkan ekonomi zona euro.Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari naik tujuh dolar AS (0,54%), menjadi menetap di US$1.300,70 per ounce.Rencana
ECB akan mengarah pada pembelian obligasi bank sentral mulai Maret 2015
hingga akhir September 2016 dan akan mengakibatkan pelepasan 60 miliar
euro per bulan ke dalam perekonomian melalui pelonggaran kuantitatif
(QE).Kekhawatiran tentang zona euro melemah menyebabkan pedagang
bereaksi secara negatif terhadap rencana ECB untuk kawasan, mendorong
mereka untuk memindahkan aset-asetnya ke "safe havens" seperti emas.
Penguatan harga emas dunia, tidak sejalan dengan harga emas di pasar domestik Indonesia. Harga jual emas batangan ritel Aneka Tambang (Antam) dipatok di level Rp521.600 (500 gram) - Rp561.000 (1.000 gram) per gramnya.Harga itu turun Rp1.000/gram, dibandingkan dengan harga sehari sebelumnya (22/1/2015) di level Rp522.600-Rp562.000/gram.Sedangkan harga beli kembali (buy back) stagnan di level Rp499.000/gram.
0 komentar