Kenaikan harga emas dipicu oleh
kekhawatiran pasar setelah Iran melakukan serangan rudal balistik ke pangkalan
militer AS di Ain al-Assad di Irak.
Ini sebagai langkah awal Iran
pasca serang AS ke Irean yang menewaskan Jenderal senior Qasem Soleimani.
Pasar melihat akan menyusul
pertempuran-pertempuran lanjutan, atau setidaknya balasan dari militer AS
sebagai balasan atas penyerangan malam tadi.
Pasar juga akan melihat bahwa
Iran yang dikenal banyak aktifis teroris diperkirakan akan bikin kekacauan di
di dunia Internasional sebagai tindakan balas dendam kepada mereka-mereka yang
mendukung serangan AS ke Iran.
Diperkirakan harga emas akan
stabil menguat selagi kecamuk perang teluk masih bergejolak.
Selain itu rilis data NFP pada
hari Jumat diperkirakan juga akan sedikit mempengaruhi pasar emas sedang fokus
pada perang teluk, kecuali hasil rilis NFP mendukung laju emas.
Hari ini akan dirilis data tenaga
kerja AS, yaitu ADP Non-Farm Employment Change pada pukul 20.15 Wib, namun diperkirakan
pengaruh perang teluk masih akan mendominasi kuat sentiment emas.
Diperkirakan harga emas akan
terus menguat selagi konflik timur tengah masih berlangsung, apalagi hari raya
Imlek semakin dekat.
PivotPoint
Emas XAU/USD S3=1526.35 S2= 1541.70
S1= 1569.20 P= 1584.55 R1=
1612.05 R2= 1627.40 R3=
1654.90
Sentiment Emas Hari ini :
Building Approvals m/m Australia (07.30 Wib), ADP Non-Farm Employment
Change As (20.15 Wib), dan Crude Oil Inventories AS (22.30 Wib).

0 komentar