Pelemahan emas terjadi karena
Trump memilih menahan diri untuk tidak membalas serangan Iran di pangkalan
militer AS di Ain al-Assad di Irak.
Trump lebih memilih menaikkan sanksi ekonomi terhadap Iran,daripada
harus menggunakan jalan kekerasan.
Langkah Trump ini mengurangi
kekhawatiran tensi di Timur Tengah.
Sebagian besar pihak khawatir
bahwa jika AS melakukan serang balasan ke Iran, maka bisa terjadi para
teroris-teroris Iran akan melakukan terornya kepada warga AS dan negara-negara
pendukung invasi AS ke Iran.
Iran selama ini dikenal sebagai
basis para teroris kelas International.
Seluruh negara sekutu harus
benar-benar siap, jika akan membombardir Iran.
Karena organisasi-organisasi jihat Syiah telah mempunyai jaringan
International yang kuat, semacam ISIS dan sebagainya.
Sementara itu Wakil Perdana
Menteri China Liu He di khabarkan akan menandatangani kesepakatan "Fase
1" di Washington minggu depan, kata kementerian perdagangan China.
Ini bisa menjadi tekanan bagi
emas.
Data ADP Non-Farm Employment
Change AS pada hari Rabu malam dirilis di angka 202.000 pekerja atau di atas
proyeksi pasar di 160.000 pekerja. Ini
memberikan sentiment negatif untuk emas.
Malam ini akan dirilis data
tenaga kerja AS yaitu Non-Farm Employment Change AS, data ini sangat penting
dan akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap harga emas.
Untuk sementara ini data Non-Farm
Employment Change As di proyeksikan di angka 162.000 pekerja, atau di bawah
actual sebelumnya di angka 266.000 pekerja.
Jika data dirilis tidak jauh dari
angka proyeksi, ini akan memebuat harga emas menguat kembali, dan sebaliknya.
PivotPoint
Emas XAU/USD S3=1521.30 S2= 1531.20
S1= 1542.45 P= 1552.35 R1=
1563.50 R2= 1573.50 R3=
1584.75
Sentiment Emas Hari ini :
Average Hourly Earnings m/m, Non-Farm Employment Change, Unemployment
Rate AS (20.30 Wib)

0 komentar