PrutonFX-Harga emas saat tulisan ini dibuat terpantau menguat tipis
0.37% ke level $1566.90
Penguatan emas didukung oleh situasi yang menghangat kembali setelah
terjadinya serangan rudal di Yaman.
Dimana suku Suku Houthi yang berpihak Iran menyerang sebuah kamp
pelatihan militer di kota Marib Yaman yang menewaskan puluhan orang.
Sementara itu di Libya juga terjadi pecah perang hingga mengakibatkan
ditutupnya 2 ladang minyak terbesar di Libya, tentu ini akan mengganggu suplai minyak dunia, dan berakit naiknya harga minyak pagi ini sebesar
0.11% .
Ini membuat kekhawatiran pasar bisnis menjadi pesimis kembali, ini
terlihat dari melemahnya mata uang beresiko seperti EUR/USD (-0.03%) , GBP/USD
(-0.07%) dan saham AS, seperti S%P 500 (-0.40%).
Indeks Dollar juga terpantau melemah -0.07% ke level 97.36.
Efek Kesepakatan penandatanganan perjanjian dagang fase satu AS-China
mulai kurang dilirik pasar.
Pasar saat ini fokus menanti Hari Raya imlek, yang secara historis
membawa permintaan emas naik dan mendukung kenaikan harga emas.
Diperkirakan hari ini emas akan terus menguat menyambut Imlek.
PivotPoint
Emas XAU/USD S3=1551.65
S2= 1554.15 S1= 1557.70
P= 1560.20 R1= 1563.75
R2= 1566.25 R3= 1569.80
Sentiment Emas hari ini:
Pantau perkembangan konflik bersenjata Libya dan Yaman serta isu Bank
Sentral Yang akan bertemu kembalai 28-29 Januari ini untuk membahas suku bunga

0 komentar