PrutonFX- Harga emas terpantau rebound
setelah ketegangan Timur Tengah memanas pasca meninggalnya Jenderal Senior Iran Qasem Soleimani karena serangan
drone udara militer AS.
Apalagi Iran pasca traged itu
menyatakan bahwa Iran tidak akan lagi mematuhi batas pengayaan uranium di bawah
kesepakatan nuklir 2015.
Tentu ini menimbulkan
lkekhawatiran baru akan produksi nuklir Iran ke depan. Hal di atas memicu emas untuk rebound,
tercatat pagi ini harga emas sentuh harga $1587.50 sebagai harga rekor tertinggi
dalam 5 tahun terakhir.
Penguatan harga emas juga
didukung oleh himbauan Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi mendesak parlemen
untuk segera mengakhiri kehadiran pasukan asing, termasuk AS.
Ini membuat Trump meradang dan
mengancam akan menjatuhkan sanksi yang sangat berat kepada Irak, jika hal itu
dilakukan oleh Pemerintah Irak.
Imbal hasil Treasury 10-tahun,
yang bergerak terbalik dengan harga obligasi, jatuh lebih dari 8 basis poin
menjadi sekitar 1,79%, penurunan terbesar dalam satu bulan. Indeks dolar AS
muncul 0,07%, sementara yen Jepang mencapai tertinggi dua bulan di 107,92
melawan greenback.
Sementara itu jatuhnya data ISM
Manufacturing PMI As pada hari Jumat ikut memberi dukungan penguatan emas pada
hari ini. Dimana data ISM Manufacturing PMI As dirilis di angka 47.2 atau di
bawah ekspektasi pasar di angka 49.00.
Fokus emas pada hari ini tertuju
pada hasil pemungutan suara parlemen Irak, apakah akan memutuskan mengusir
semua pasukan asing yang ada di Irak, dan respon Trump akan keputusan Parlemen
Irak.
Untuk minggu ini fokus pasar emas
tertuju pada rilis data tenaga kerja AS, yaitu Non-Farm Employment Change.
Menjelang Hari Raya Imlek,
menurut historisnya harga emas biasanya akan menguat sepanjang Januari.
PivotPoint
Emas XAU/USD S3=1521.40 S2= 1538.25
S1= 1555.00 P= 1572.00
R1= 1588.40 R2=
1605.30 R3= 1622.00*
Sentiment Emas Hari ini :
Hasil keputusan pemungutan suara parlemen Irak (tentative), Sikap Trump terkait sikap Iran
untuk tidak mematuhi batas pengayaan uranium di bawah kesepakatan nuklir 2015.
0 komentar