Emas Menguat Seiring Rencana Pemerintah China Potong Pajak

Diposting oleh pruton Selasa, 18 Februari 2020





PrutonFX-Emas hari ini menguat seiring kebijakan Menteri Keuangan China Liu Kun untuk memotong pajak.

Hal ini dengan tujuan untuk memberikan perusahaan-perusahaan lebih banyak dana untuk menghilangkan dampak negatif dari wabah coronavirus pada kegiatan ekonomi mereka.

Langkah ini merupakan tindakan lanjutan setelah sebelumnya di awal pebruari  Bank Sentral negara itu pada awal Februari mengumumkan suntikan likuiditas 1,2 triliun yuan ($ 174 miliar) ke pasar, dan penurunan suku bunga sebesar 10 basis point untuk mendukung  daya tahan ekonomi rakyat.
Pergerakan hari ini berbeda dengan hari sebelumnya, dimana emas cenderung konsolidasi dan melemah karena liburnya bank-bank di AS seiring peringatan hari presiden.

Hari ini emas menguat 0.16% ke level  $1588.60, harga ini semakin dekat dengan target resistan kuat di level $1587.85.

Jika resistance ini tertembus maka peluang emas untuk mennuju $1.600 lebih terbuka, namun jika tidak tertembus atau bahkan memantul, diperkirakan harga emas akan kembali ke harga $1575.50.
Kemungkinan besar harga emas hari ini bisa menembus resisitance utama $1588.60,seiring isu  pemotongan pajak China yang mendukungnya.

Sementara itu meningkatnya korban meninggal akibat virus Corona menambah dukungan terhadap kenaikan emas hari ini.

Tercatat hingga saat ini korban virus Corona bertambah menjadi 1.868 jiwa, sementara kasus terinfeksi mencapai 72.436 pasien.


PivotPoint

Emas  XAU/USD   S3= 1576.50   S2=1579.20   S1= 1583.10     P=1585.0    R1=1589.70 R2=1592.40 R3= 1596.30

Sentiment Emas Hari ini:

Monetary Policy Meeting Minutes AUD (07.30 Wib), German ZEW Economic Sentiment (17.00 Wib), German ZEW Economic Sentiment (20.30 Wib), NAHB Housing Market Index AS(22.00 Wib)

0 komentar

Posting Komentar