Harga emas pagi ini nampak masih menguat, dimana emas naik 1.10% ke level $1712 seiring pengaruh jatuhnya rilis data tenaga kerja AS (NFP).

Sementara itu langkah luar biasa dari Pemerintah AS dan Bank Sentral AS menambah keyakinan pasar bahwa dampak ekonomi AS akibat COVID-19 akan dapat teratasi.

Pernyataan Mnuchin dan Kudlow dari Gedung putih mengisyaratkan bahwa Pemerinta akan menambah stimulus lanjutan untuk mempercepat pemulihan ekonomi AS, agar tidak terpuruk dalam.



Langkah-langkah luar biasa ini membuat Investor tidak lagi mengalihkan asetnya ke Dollar AS, namun mulai kembali menginvestasikan ke emas dan sebagian saham.

Emas mendapat kepercayaan kembali menjadi aset safe haven.

Harga emas telah menembus resistance $1650.00 dan menuju area $1700.00.

Namun untuk sementara mungkin harga emas akn terkoreksi dulu seiring sinyal dari Indikator RSI (14) dan Stochastic Oscillator (9.6.3).

Emas telah naik cukup tinggi dalam 2 minggu terakhir ini.


PIVOT POINT

XAU/USD  S3= 1571.85 S2= 1605.05 S3= 1.649.45 P= 1682.65 R1= 1727.05 R2= 1760.25

R3= 1804.65

 Sentiment Pasar Emas Hari Ini

Trade Balance AUD (8.30 Wib), Cash Rate AUD, RBA Rate Statement (11.30 Wib),  Eurogroup Meetings (All Day), OLTS Job Openings AS, IBD/TIPP Economic Optimism AS (21.00 Wib)






FXPruton-Nampak pada gambar harga emas Chart Daily bergerak menuju resistance utama $1640.70. Harga terpantau saat tulisan ini dibuat bergerak ke level $1638.90.
Sepertinya harga emas ingin menuntaskan perjalannanya menuju resistance utama.

Buruknya rilis data NFP Jumat malam membuat emas punya kesempatan untuk menyentuh resistance terdekat.

Nmun demikian Indikator Stochastic Oscillator (9,6,3) dan RSI (14) telah memberikan sinyak Overbought yang mengindikasikan jenuh beli.

Sepinya rilis data ekonomi AS hari ini dan faktor penggerak emas, membuat harga bergerak mengikuti indikator teknikal yang mengisyaratkan Beli//Buy.

Terpantau Indikator lain seperti MA20,MA50 MA100 mengindikasikan untuk Beli, MACD(9,12,26), ADX(14), CCI (14), dan ATR(14) kesemuanya merekomendasikan sinyal Beli/Buy.





Harga emas terpantau menguat tipis (0.05%) ke level $16.20 hari ini seiring jatuhya rilis data Non-Farm Employment Change dan Unemployment Rate AS Jumat malam.

Hasil rilis data Non-Farm Employment Change AS pada hari Jumat dirilis di angka
 -701.000, atau jauh di atas prediksi pengamat di -100.000 orang.

Sementara ituTingkat pengangguran di AS juga bertambah, data dirilis di angka 4.4% atau di atas proyeksi pasar di angka 3.8%.

Pasar melihat bahwa COVID-19 telah terbukti nyata berdampak pada naiknya pengangguran di AS yang merupakan salah satu amanat Undang-Undang Dasar.

Kenaikan harga emas juga dikarenakan Investor mulai melihat dampak ekonomi global yang sedang menuju resesi.

Kelompok Investor konservatif melihat jauh ke depan bahwa seiring meningkatnya dampak COVID-19 yang terus menerus akan membebani ekonomi global.

Dan pandemic COVID-19 yang terus berantai menyerang hampir seluruh negara di dunia membuat pesimistis bahwa pandemic ini akan cepat berakhir.

Apalagi sampai saat ini belum terpublikasi secara pasti dari WHO ada vaksin yang 100% dapat menyembuhkan COVID-19.

Investor mulai menkoleksi kembali emas untuk aset safe haven.


PIVOT POINT

XAU/USD  S3= 1630.45 S2= 1634.90 S3= 1.642,65 P= 1647.10 R1= 1654.85 R2= 1659.30

R3= 1667.05


Sentiment Pasar Emas Hari Ini

President Trump Speaks (5.45 Wib)






PrutonFX- Terpantau pagi ini USD/JPY bergerak melemah 0.56% ke level 107.35ketika Pemerintah Jepang melarang masuk bagi mereka yang bepergian dari AS, China, Korea Selatan dan sebagian besar negara-negara Eropa.

Sementara itu BOJ menyatakan akan berperan sebagai penyangga modal dan persyaratan likuiditas sebagai tindakan Operasi Pasar Terbuka Bank Sentral (OMO).

Presiden AS Trump, dalam Task Force Coronacvieus terbarunya mengatakan akan memperpanjang jarak sosial sampai 30 April.

Trump juga mengatakan bahwa kemungkinan titik tertinggi dalam tingkat kematian akibat virus Corona akan memuncak dalam dua minggu ke depan.

Target terdekat yang mungkin disentuh USD/JPY adalah 106.10.



Emas pagi ini terpantau melemah, seiring meguatnya Indeks Dollar AS setelah Trump mengumumkan perpanjangan peraturan  pemberlakuan pedoman jarak sosial nasional hingga 30 April.

Trump juga mengatakan bahwa tingkat kematian karena COVID-19 di AS akan memuncak dalam dua minggu ini.

Ini membuat sebagian Investor panik walaupun tidak agresif mereka kembali mengkoleksi Dollar AS, yang memebuat Indeks Dollar AS hari ini menguat walaupun tidak ekstrim.

Sementara itu harga emas terpantau melemah ke level $1619.20 saat tulisan ini dibuat atau turun 0.04%.

Harga emas terpantau dalam seminggu terakhir bergerak dalam kisaran terbatas dalam range $1615.00- $1630.00 seiring penantian RUU Stimulus Fiskal dan pelaksanaanya dalam jangka pendek, apakah program ini berhasil meredam dampak ekonomi COVID-19 di AS.

Sementara diperkirakan harga emas akan tetap bearish terbatas dikarenakan minimnya rilis data ekonomi AS hari ini.

Pernyataan Trump maupun Nancy Pelocy pada hari ini akan berdampak pada pergerakan harga emas.

Khususnya rencana  langkah-langkah Trump dalam merealisasikan dana stimulus yang ada.

PIVOT POINT

XAU/USD  S3= 1632.75 S2= 1642.95 S3= 1652.80 P= 1663.00 R1= 1672.85 R2= 1683.05 R3= 192.90

Sentiment Pasar Emas Hari Ini

Pending Home Sales m/m AS (21.00 Wib)






Harga emas pagi ini terpantau melemah 0.07% ke level $1495.30.

Pelemahan emas terjadi karena Investor beramai-ramai melikuidasi emasnya untuk menutupi kerugian di bursa saham dan investasi lain.

Paket EQ senilai $700 miliar masih belum mampu mengangkat indeks bursa AS dari keterpurukan.
Seperti Dow 30 misalnya, hari ini masih terpantau merosot 12.93% ke level 20.188,50. Ini sebuah penurunan terbesar, hampir 3.000 point.

Kebijakan Trump dengan stimulus,pemangkasan tariff pajak dan penurunan suku bunga gagal membuat kepercayaan pasar bahwa AS berhasil mengendalikan dampak ekonomi virus Corona.

Kebijakan moneter yang lebih longgar dan tekanan pada aset yang dianggap berisiko, seperti saham, biasanya berdampak positif bagi emas, namum dalam situasi kali ini justru yang terjadi malah kebalikannya, banyak aksi jual emas yang dilakukan guna menutupi kerugian di investasi lainnya, hal yang pastinya malah memicu penurunan harga emas melebihi dari yang seharusnya.

Secara teknikal sebenarnya harga emas telah Oversold jika dilihat dari sinyal indikator RSI(14) maupun Stochastic Oscillator (9,6,3).

Hargapun telah memasuki range $1500-an atu kembali ke kisaran pada November 2019 silam.
Hari ini harga emas akan bergerak lebih volatile pasca rilis data Core Retail Sales m/m AS dan Retail Sales m/m AS(19.30 Wib).

Pivot Point

Emas  XAU/USD   S3= 1341.50   S2=1396.25  S1= 1451.15 P=1505.90  R1=1560.80 R2=1615.50
R3= 1670.50

Sentiment Emas Hari ini:
Core Retail Sales m/m (19.30 Wib), Retail Sales m/m (19.30 Wib)




Harga emas pagi ini menguat seiring keputusan The Fed untuk memangkas lagi suku bunganya dari <1.25 ke <0.25% dan meluncurkan paket EQ sebesar $700 miliar untuk mengatasi dampak ekonomi dari virus Corona.

Lima bank sentral lain juga memotong harga nilai tukar untuk mempermudah perolehan dolar di lembaga keuangan mereka yang sedang hadapi tekanan kredit. Kerja sama tersebut antara Fed, Bank Kanada, Bank Sentral Eropa, Bank Inggris, dan Bank Jepang, dan Bank Nasional Swiss.

Emas terpantau menguat  2.34% pagi ini ke level  $1575.70.

Namun penguatan emas masih diragukan seiring berubahnya selera Investor saat ini lebih memilih memegang uang tunai dari pada investasi lainnya, mereka menginginkan dana yang likuid untuk saat ini.

Secara teknikal emas telah menembus support $1553.35 yang dianggap sebagai tahanan pamungkas emas untuk turun.

Seiring tertembusnya support ini diperkirakan emas akan cenderung turun menuju $ 1500.00, demikian para pemgamat memprediksi.

Investor saat ini lebih memilih memegang uang tunai dan di investasikan dalam bentuk pinjaman kepada perusahaan-perusahaan di bursa yang butuh suntikan dana untuk kelangsungan oprasional perusahaannya.

Sentara itu rilis data Industrial Production y/y CNY pukul 09.00 Wib pagi ini  akan memepengaruhi pergerakan emas, diperkirakan data Indusstrial Production China akan jatuh ke -3.0% atau jauh di bawah data sebelumnya di angka 6.3%.

Emas akan makin tertekan jika data dirilis sesuai ekspektasi pasar.